Mencoba membuat kue lapis dari tepung beras sudah oke, sekarang ganti pakai tepung hunkue. Waktu SMA aku sering dibuatin oleh ibu kos kue dari hunkue, enak banget. Kalau nggak banyak temen kosnya mungkin bisa separo loyang sendiri habis olehku. Kue lapis hunkue ini sama persis dengan kue bu kosku dulu, hanya warna-warni saja....:))
Bahan :
- 45 gr tepung hunkue putih
- 45 gr tepung hunkue merah
- 45 gr tepung hunkue hijau
- 750 ml santan sedang
- 18 sdm gula pasir
- 2 sdt garam
Cara membuat :
- Untuk masing2 warna, larutkan tepung hunkue ke dalam 250 ml santan, tambah 6 sdm gula dan sedikit garam.
- Masak dengan api agak kecil, sambil diaduk terus. Bila sudah menjadi bubur yang agak bening boleh diangkat. Tuangkan ke loyang atau cetakan agar.
- Lakukan hal yang sama untuk adonan warna lain.
- Tunggu dingin kuenya, baru bisa dipotong.
Nah...ini hasilnya..
Tampilkan postingan dengan label hunkue. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hunkue. Tampilkan semua postingan
Senin, 25 Januari 2010
Sabtu, 09 Januari 2010
Bubur Campur
Ini namanya jenang kalau di jawa, ini merupakan jajan pasar kesukaanku juga sejak kecil (aku seneng jajan ke pasar ya berarti...semuanya seneng, hehe...). Waktu SMA aku kos di kota, ya....aku memang wong ndeso, hehe... di dekat tempat kosku ada pasar kecil. Salah satu yang membuatku rajin ke pasar itu adalah karena jenangnya enaaak banget. Masih ada nggak ya sekarang, mau ditengok ah kapan2 kalau mudik. Kesenanganku ini ternyata menurun ke anak-anak, bener-bener deh! Kali ini aku hanya membuat 3 macam bubur saja, bahannya cuma ada itu... bubur candilnya kubuat versi Bandung...
Dan seperti biasanya bubur, dilengkapi dengan air gula merah dan santan yang gurih.
1. Bubur Sumsum
Bahan:
- 200 gr tepung beras
- 500 ml santan sedang
- garam dan gula (1/2 sdm saja)
Cara membuat :
- Larutkan tepung beras ke dalam 200 ml santan
- Didihkan sisa santan + garam + gula, lalu masukkan larutan tepung, aduk-aduk segera, jangan sampai gosong di bagian bawahnya.
- Kalau sudah kalis, angkat
2. Bubur Candil
Bahan :
- 650 gr ubi merah
- 300 gr tapioka
- 250 gr gula merah
- 50 gr gula putih
- 3 lbr daun pandan
- sedikit garam
Cara membuat :
- Kukus ubi sampai matang, lalu haluskan dicampur tepung tapioka
- Buat bulatan sebesar kelereng, sisihkan
- Di panci, masak gula merah, gula putih, daun pandan yang disobek-sobek dan air kurleb 1500 ml, lalu saring. Kembalikan lagi ke dalam panci
- Masukkan bulatan ubi tadi ke dalam gula mendidih, masak sampai bulatan terapung.
- Kalau sudah matang semua, kentalkan dengan larutan tapioka
- Larutan tapioka : larutkan 2 sdm tapioka ke dalam 50 ml air
- Aduk rata dan angkat
3. Bubur hunkue kacang hijau
Ini bubur olahan sendiri, maunya ketan hitam tapi lagi ga ada, dan males kalau harus beli (jauh lagi harus ke pasar sih...), akhirnya bikin saja bubur kacang dicampur hunkue.
Bahan :
- 1 bks hunkue
- 125 gr kacang hijau direbus lunak (presto juga boleh)
- 75 gr gula pasir, sedikit garam
- Santan encer (sesuai takaran di hunkuenya), aku pake kurleb 500 ml
Cara membuat :
- Larutkan tepung hunkue dengan 1 gelas santan
- Rebus santan sisa, tambahkan gula dan garam
- Masukkan kacang hijau, aduk-aduk dengan sendok kayu
- Lalu tuangkan ke mangkok besar atau wadah lain dan biarkan dingin
Penyajiannya : siapkan mangkok, ambil masing2 bubur secukupnya, siram dengan air gula dan santan, ayo...dinikmati....
Nah, gimana? lumayan ribet nggak bikin bubur itu? sebenarnya sih mudah kok, tapi butuh sedikit telaten saja. Kalau anak-anak kita penggemar bubur dan selalu minta beli ke mamang2 penjual bubur lemu (istilah di Bandung nih) atau bubur sumsum keliling itu, lebih baik dan lebih sehat pastinya kalau kita buatkan sendiri, pastinya nggak akan kita pakai gula tiruan kan...?
Dan seperti biasanya bubur, dilengkapi dengan air gula merah dan santan yang gurih.
Bahan:
- 200 gr tepung beras
- 500 ml santan sedang
- garam dan gula (1/2 sdm saja)
Cara membuat :
- Larutkan tepung beras ke dalam 200 ml santan
- Didihkan sisa santan + garam + gula, lalu masukkan larutan tepung, aduk-aduk segera, jangan sampai gosong di bagian bawahnya.
- Kalau sudah kalis, angkat
2. Bubur Candil
Bahan :
- 650 gr ubi merah
- 300 gr tapioka
- 250 gr gula merah
- 50 gr gula putih
- 3 lbr daun pandan
- sedikit garam
Cara membuat :
- Kukus ubi sampai matang, lalu haluskan dicampur tepung tapioka
- Buat bulatan sebesar kelereng, sisihkan
- Di panci, masak gula merah, gula putih, daun pandan yang disobek-sobek dan air kurleb 1500 ml, lalu saring. Kembalikan lagi ke dalam panci
- Masukkan bulatan ubi tadi ke dalam gula mendidih, masak sampai bulatan terapung.
- Kalau sudah matang semua, kentalkan dengan larutan tapioka
- Larutan tapioka : larutkan 2 sdm tapioka ke dalam 50 ml air
- Aduk rata dan angkat
3. Bubur hunkue kacang hijau
Ini bubur olahan sendiri, maunya ketan hitam tapi lagi ga ada, dan males kalau harus beli (jauh lagi harus ke pasar sih...), akhirnya bikin saja bubur kacang dicampur hunkue.
Bahan :
- 1 bks hunkue
- 125 gr kacang hijau direbus lunak (presto juga boleh)
- 75 gr gula pasir, sedikit garam
- Santan encer (sesuai takaran di hunkuenya), aku pake kurleb 500 ml
Cara membuat :
- Larutkan tepung hunkue dengan 1 gelas santan
- Rebus santan sisa, tambahkan gula dan garam
- Masukkan kacang hijau, aduk-aduk dengan sendok kayu
- Lalu tuangkan ke mangkok besar atau wadah lain dan biarkan dingin
Penyajiannya : siapkan mangkok, ambil masing2 bubur secukupnya, siram dengan air gula dan santan, ayo...dinikmati....
Nah, gimana? lumayan ribet nggak bikin bubur itu? sebenarnya sih mudah kok, tapi butuh sedikit telaten saja. Kalau anak-anak kita penggemar bubur dan selalu minta beli ke mamang2 penjual bubur lemu (istilah di Bandung nih) atau bubur sumsum keliling itu, lebih baik dan lebih sehat pastinya kalau kita buatkan sendiri, pastinya nggak akan kita pakai gula tiruan kan...?
Label:
bubur,
hunkue,
kacang hijau,
tapioka,
tepung beras,
ubi
Langganan:
Postingan (Atom)


