monggo mampir...

Mari mampir di blog yang sederhana ini, tentang masak-memasak dan uplek-uplekan di dapur (pawon=bhs jawa)....

Tampilkan postingan dengan label tutut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tutut. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Januari 2010

Serundeng Tutut




Saking banyaknya membeli tutut, sebagian akhirnya dibuat serundeng. Setelah tutut siap dimasak (lihat di Tutut Bumbu Kuning), lalu diolah menjadi serundeng ini.
Bahan :
- Kurleb 2 kg tutut
- 300 gr kelapa parut agak muda
Bumbu :
- 6 siung bawang merah
- 6 siung bawang putih
- 1 sdm ketumbar
- 4 butir kemiri
- Daun salam, laos, sereh
- Garam, gula merah, gula putih
Cara membuat :
- Tutut direbus sebentar, tiriskan. Keluarkan daging tutut dari cangkangnya.
- Kelapa disangrai sampai kuning kecoklatan
- Haluskan bumbu kecuali daun salam, laos dan sereh.  
- Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan bumbu lainnya.
- Masukkan daging tutut, tambah air (kurleb 500 ml), masak sampai bumbu meresap 
- Masukkan kelapa sangrainya, aduk-aduk rata, angkat

Tutut Bumbu Kuning

Hayo....siapa yang tahu apa itu tutut? Pertama diperkenalkan dengan si tutut aku nggak bisa menyantap sama sekali, habis makannya harus disedot-sedot gitu. Tapi penasaran, meuni orang-orang teh asik banget, kayak yang enaaak....ternyata memang iya enak...hehe... Akhirnya kumakan dengan dicongkel aja si tutut dengan tusuk gigi (yang bersih tentu!).
Tutut adalah semacam keong, kecil-kecil, yang hidup di balong-balong (empang) bersamaan dengan pemeliharaan ikan di balong tersebut. Di kampung Ranca Oray banyak banget karena memang banyak balong disana. Ibu-ibu disana sering mencari tutut untuk dijual ke bandar yang nantinya dijual di pasar-pasar tradisional Bandung. Sekarang tutut masih banyak juga dijumpai di setiap pasar kaget di hari Minggu yang selalu ada di tempat tertentu di Bandung, seperti Gasibu, Metro, Carefour Kircon Bandung dan banyak lagi. Dijualnya sudah tinggal santap saja, panas2 pula....
Kebetulan pas aku ke Ranca Oray mau pijet ke Bu Haji, pas Bu Hajinya habis "ngala tutut" (nyari tutut maksudnya) dan dapet lumayan banyak, kubeli saja sekalian....murah buangets...
Mengolah tutut perlu kesabaran...harus direndam minimal sehari semalam dulu sebelum dibersihkan....
Nah..ini caranya...

Persiapan :
- Rendam tutut semalam, diganti 2 - 3 kali air rendamannya
- Gosok-gosok supaya lumut yang menempel di cangkang tutut bersih, cuci beberapa kali sampai bersih
- Potong bagian belakang cangkang untuk mengeluarkan kotorannya, cuci lagi beberapa kali sampai bersih
- Siap dimasak
Bumbu (untuk kurleb 2 kg) :
- 8 siung bawang merah
- 8 siung bawang putih
- 8 cm kunyit
- 6 buah kemiri
- Daun salam, laos, sereh
- Garam dan gula
- 4 batang daun bawang
-  Kurleb 1 lt air
Cara membuat :
- Haluskan bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri. Tumis sampai harum. 
- Masukkan tutut yang sudah bersih, aduk-aduk, tambah daun salam, laos, sereh.
- Tambah air, daun bawang, garam dan gula. Masak jangan terlalu lama (10-15 menit saja)
- Angkat, sajikan.
Catatan : tambahkan cabe rawit ke dalam bumbu halus bila ingin pedas