Udah lama...pingin bikin kue ini, sebenarnya gampang buanget bikinnya, tapi nyari cetakannya ini lo, aku dah kemana-mana nyari baru dapet sekarang.
Putu ayu adalah salah satu jajan pasar yang disukai anak-anak. Tapi hati-hatilah membelinya, karena sekarang sering kutemui gula yang dipakai bukan lagi gula asli. Lebih baik banget kalau kita membuat sendiri untuk keperluan keluarga kita ini.... kalau nggak sempet boleh kok aku buatkan....hehe...
Bahan :
- 2 butir telur
- 150 gram gula pasir
- 1 sdt emulsifier, misal ovalet
- 200 ml santan
- 200 gram tepung terigu protein sedang
- Pasta pandan secukupnya
- Kelapa sedang 1/2 butir, parut panjang, campur sdkt garam
Cara Membuat :
- Campur telur, gula dan ovalet. Kocok hingga mengembang dan putih.
- Masukkan terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
- Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
- Tambahkan pasta pandan, aduk rata.
- Campur kelapa dan garam, aduk rata. Padatkan kelapa pada dasar cetakan putu ayu
- Tuang adonan hingga hampir penuh, kukus 10 menit
Untuk ukuran kecil seperti gambar bisa menjadi 24 buah.
Catatan :
- selalu lapisi serbet tutup dandang ketika mengukus kue
- jangan dibuka-buka sebelum matang
- segera ambil kue begitu tutup dibuka, matikan kompornya.
Tampilkan postingan dengan label jajan pasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jajan pasar. Tampilkan semua postingan
Rabu, 17 Februari 2010
Kroket Singkong Ubi
Kroket adalah salah satu cemilan kesukaan bapaknya anak-anak. Seneng...banget, tapi aku kok jarang ya buatnya? ya deh nanti lebh sering lagi bikin yang begini... bener saja lo, pas aku buat kroket dari singkong ubi ini, kok tiba-tiba langsung menyusut banyak.... padahal udah bikin lumayan banyak...eh ternyata... anak-anakku juga suka bener....
Membuat kroket dengan bahan singkong dicampur ubi enak juga. Tentu berbeda dengan bahan kentang yang lembut teksturnya, tapi boleh juga dijadikan variasi dari cemilan buatan kita.
Bahan :
- +/- 400 gr singkong, kukus, haluskan
- 100 gr ubi, kukus, haluskan
- 100 gr terigu
- 2 kuning telur
- Haluskan 2 siung bawang merah dan 3 siung bawang putih, tumis
- 1 sdt merica bubuk
- Garam dan gula
Untuk Isi :
- 100 gr daging cincang
- 100 gr wortel, potong dadu kecil
- 50 gr buncis, potong kecil
- 3 siung bawang putih
- 10 mrica butir
- 1 sdm kecap manis
- Garam dan gula
Untuk lapisan :
- 2 btr telur
- Kurleb 100 gr tepung panir
Cara Membuat :
- Buat isian : tumis bumbu, masukkan daging cincang, wortel dan buncis, aduk2. Tambahkan kecap garam dan gula. Tambah sedikit air bila perlu, masak sampai matang, angkat.
- Campurkan semua bahan kroket, singkong, ubi, telur, terigu dan bumbu halusnya, uleni sampai rata dan bisa dibentuk
- Ambil 2 sdm adonan, isi dengan 1 sdt isian, bentuk bulat lonjong. Lakukan sampai habis.
- Celup ke kocokan telur, gulingkan ke tepung panir.
- Goreng hingga kuning kecoklatan.
- Siap dinikmati dengan cabe rawit atau saos sambal.
Membuat kroket dengan bahan singkong dicampur ubi enak juga. Tentu berbeda dengan bahan kentang yang lembut teksturnya, tapi boleh juga dijadikan variasi dari cemilan buatan kita.
Bahan :
- +/- 400 gr singkong, kukus, haluskan
- 100 gr ubi, kukus, haluskan
- 100 gr terigu
- 2 kuning telur
- Haluskan 2 siung bawang merah dan 3 siung bawang putih, tumis
- 1 sdt merica bubuk
- Garam dan gula
Untuk Isi :
- 100 gr daging cincang
- 100 gr wortel, potong dadu kecil
- 50 gr buncis, potong kecil
- 3 siung bawang putih
- 10 mrica butir
- 1 sdm kecap manis
- Garam dan gula
Untuk lapisan :
- 2 btr telur
- Kurleb 100 gr tepung panir
Cara Membuat :
- Buat isian : tumis bumbu, masukkan daging cincang, wortel dan buncis, aduk2. Tambahkan kecap garam dan gula. Tambah sedikit air bila perlu, masak sampai matang, angkat.
- Campurkan semua bahan kroket, singkong, ubi, telur, terigu dan bumbu halusnya, uleni sampai rata dan bisa dibentuk
- Ambil 2 sdm adonan, isi dengan 1 sdt isian, bentuk bulat lonjong. Lakukan sampai habis.
- Celup ke kocokan telur, gulingkan ke tepung panir.
- Goreng hingga kuning kecoklatan.
- Siap dinikmati dengan cabe rawit atau saos sambal.
Jumat, 29 Januari 2010
Lemet
Olahan singkong yang asli banget, dari jaman baheula sampai sekarang masih ada juga, kalau di Bandung selalu ada di tukang bandrek/bajigur. Sayang sekali gula yang dipakai seringnya bukan asli, ditambah pemanis buatan. Sangat mudah membuatnya, di Madiun disebut utri, beda tampilan gulanya saja, kelapanya juga dipisah, sedang lemet dicampurkan ke adonan.
Bahan :
- 1 kg singkong, parut, peras dengan kain
- 200 gr gula merah
- 2 sdm gula putih
- sedikit garam
- Kelapa agak muda dipotong2 kecil atau diparut kasar
- Daun pisang secukupnya
Cara Membuat :
- Campur singkong, gula merah, kelapa potong garam
- Siapkan daunnya, adonan dibungkus dengan daun pisang
- Kukus kurleb 30 menit
Tips: bila merasa ribet dengan acara parut-memarut, singkong parut juga bisa diperoleh di pasar2 tradisional, bisa juga diblender dengan hasil yang lebih lembut.
Bahan :
- 1 kg singkong, parut, peras dengan kain
- 200 gr gula merah
- 2 sdm gula putih
- sedikit garam
- Kelapa agak muda dipotong2 kecil atau diparut kasar
- Daun pisang secukupnya
Cara Membuat :
- Campur singkong, gula merah, kelapa potong garam
- Siapkan daunnya, adonan dibungkus dengan daun pisang
- Kukus kurleb 30 menit
Tips: bila merasa ribet dengan acara parut-memarut, singkong parut juga bisa diperoleh di pasar2 tradisional, bisa juga diblender dengan hasil yang lebih lembut.
Senin, 25 Januari 2010
Klepon Ketan
Jajan pasar selalu disuka.... kalau makan klepon tuh yang kusuka nyeplusnya gula dari dalam kuenya....bener-bener deh....hehe.... Membuatnya mudah juga, seperti ini :
Bahan :
250 gr tepung ketan putih
175 ml air hangat
100 gr gula merah, iris
½ sdt garam
1 sdt air kapur sirih
pasta pandan/pewarna hijau secukupnya
200 gr kelapa parut setengah tua kupas kulit + garam, kukus sebentar
Cara membuat:
1. Larutkan garam, air kapur, air hangat dan pasta pandan, aduk.
2. Campurkan ke dalam tepung ketan. Uleni hingga campuran tepung tercampur rata dan kalis.
3. Ambil 1 sdt adonan, pipihkan, taruh sedikit gula merah ditengahnya. Tutup kembali dan bentuk menjadi bulatan.
4. Didihkan air, rebus klepon selama ± 5 menit atau sampai terapung. Angkat dan tiriskan. Langsung gulingkan pada kelapa parut sampai rata tertutup kelapa, sajikan.
Begitu tersaji di piring, Danish lagsung comot....sebentar kemudian ambil lagi...ambil lagi...
Bahan :
250 gr tepung ketan putih
175 ml air hangat
100 gr gula merah, iris
½ sdt garam
1 sdt air kapur sirih
pasta pandan/pewarna hijau secukupnya
200 gr kelapa parut setengah tua kupas kulit + garam, kukus sebentar
Cara membuat:
1. Larutkan garam, air kapur, air hangat dan pasta pandan, aduk.
2. Campurkan ke dalam tepung ketan. Uleni hingga campuran tepung tercampur rata dan kalis.
3. Ambil 1 sdt adonan, pipihkan, taruh sedikit gula merah ditengahnya. Tutup kembali dan bentuk menjadi bulatan.
4. Didihkan air, rebus klepon selama ± 5 menit atau sampai terapung. Angkat dan tiriskan. Langsung gulingkan pada kelapa parut sampai rata tertutup kelapa, sajikan.
Begitu tersaji di piring, Danish lagsung comot....sebentar kemudian ambil lagi...ambil lagi...
Kue Lapis Hunkue
Mencoba membuat kue lapis dari tepung beras sudah oke, sekarang ganti pakai tepung hunkue. Waktu SMA aku sering dibuatin oleh ibu kos kue dari hunkue, enak banget. Kalau nggak banyak temen kosnya mungkin bisa separo loyang sendiri habis olehku. Kue lapis hunkue ini sama persis dengan kue bu kosku dulu, hanya warna-warni saja....:))
Bahan :
- 45 gr tepung hunkue putih
- 45 gr tepung hunkue merah
- 45 gr tepung hunkue hijau
- 750 ml santan sedang
- 18 sdm gula pasir
- 2 sdt garam
Cara membuat :
- Untuk masing2 warna, larutkan tepung hunkue ke dalam 250 ml santan, tambah 6 sdm gula dan sedikit garam.
- Masak dengan api agak kecil, sambil diaduk terus. Bila sudah menjadi bubur yang agak bening boleh diangkat. Tuangkan ke loyang atau cetakan agar.
- Lakukan hal yang sama untuk adonan warna lain.
- Tunggu dingin kuenya, baru bisa dipotong.
Nah...ini hasilnya..
Bahan :
- 45 gr tepung hunkue putih
- 45 gr tepung hunkue merah
- 45 gr tepung hunkue hijau
- 750 ml santan sedang
- 18 sdm gula pasir
- 2 sdt garam
Cara membuat :
- Untuk masing2 warna, larutkan tepung hunkue ke dalam 250 ml santan, tambah 6 sdm gula dan sedikit garam.
- Masak dengan api agak kecil, sambil diaduk terus. Bila sudah menjadi bubur yang agak bening boleh diangkat. Tuangkan ke loyang atau cetakan agar.
- Lakukan hal yang sama untuk adonan warna lain.
- Tunggu dingin kuenya, baru bisa dipotong.
Nah...ini hasilnya..
Kue Lapis Beras
Kue lapis termasuk jajanan pasar yang sangat populer, hampir semua orang menyukainya. Sebenarnya sangat mudah mendapatkan bahan-bahan kue lapis, bermacam tepung mudah untuk didapatkan, santan gula dan garam adalah bahan yang sangat umum. Yang perlu perhatian adalah perlu ketelatenan untuk membuatnya karena harus selapis demi selapis...
Yang ini bahannya dari tepung beras dengan tambahan sedikit kanji (tapioka)
Bahan :
-150 gr tepung beras
- 30 gr tapioka
- 750 ml santan sedang (dari 300 gr kelapa parut)
- 125 gr gula pasir
- 1 sdt garam
- 2 lbr daun pandan
- Pewarna makanan
Cara membuat :
- Didihkan santan, daun pandan dan garam, lalu dinginkan (dikipas lebih cepat...)
- Campurkan bahan-bahan lain ke dalam santan
- Bagi adonan menjadi 3. Satu bagian biarkan putih, satu bagian beri warna hijau (pasta pandan juga bisa) dan satu bagian lagi tambah pewarna merah
- Siapkan kukusan. Taruh loyang yang telah dioles minyak, panaskan.
- Tuang adonan merah, kukus 3 menit, lalu tuangkan adonan putih, kukus 3 menit, begitu seterusnya sampai adonan habis. Terakhir kukus 10 menit.
Catatan :
- lapisi pisau dengan plastik untuk mengiris kue lapis supaya irisan kue rapi
Label:
jajan pasar,
kukus,
snack box,
tepung beras
Rabu, 30 Desember 2009
Dadar Gulung
Dan pada saat aku sudah mempunyai buah hati yang buanyak....aku juga bikin kue ini, ternyata merekapun menyukainya....(apa ya yang ga disukai anak-anakku?)
Bahan :
Untuk dadar :
- 400 gr tepung terigu
- 2 btr telur
- 2 sdm gula
- 100 ml susu segar(dulu sih ga pakai susu, air atau santan saja)
- air secukupnya
- sedikit garam
Isi (unti, enten) :
- 150 gr kelapa parut (agak muda, putih)
- 100 gr gula merah
- 1 sdm gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt vanili (atau daun pandan disobek2)
- 50 ml air
Cara membuat
Isi :
Isi :
Campur semua bahan, masak di api sedang, kalau mendidih kecilkan api, aduk-aduk, tunggu sampai air habis (awas...jangan gosong)
Dadar :
Kocok telur, gula, garam dengan sendok, lalu sedikit demi sedikit masukkan tepung terigu. Begantian dengan susu segar dan air. Aduk sampai rata benar. Lalu buat dadar tipis di atas wajan anti lengket. (wajan biasa juga bisa, oles sedikit minyak)
Setelah dadar jadi, isikan entennye dan digulung rapi. Kalau untuk di rumah aku bikin yang kecil-kecil saja, jadi anak-anak seneng bisa berkali-kali ngambilnya, hehe....
Selasa, 29 Desember 2009
Utri, apa pula itu...?
Aku membuat makanan tradisional terus hari-hari ini. Mungkin karena kangen Madiun dan temen-temen pada liburan kesono, padahal aku tidak bisa.... Sedikit terobatilah, paling tidak untuk cemilannya...
Utri, makanan yang sering kucari di pasar desaku, belinya bareng dengan getuk, yang jualnya juga sama si Mbok bakul getuk, :)
Bahan :
- 1 kg singkong, parut
- 150 gr gula merah
- 150 gr kelapa parut (putih saja)
- sedikit garam
- daun pisang
Cara membuat :
- Singkong parut diperas pelan saja untuk mengurangi airnya(kurangi sedikit), tambah garam
- Di atas daun taruh 1 sdm singkong tadi, lalu isi gula di tengahnya, tipiskan, bungkus
- Kukus 20 menit
- Kelapa parut campur sedikit garam, kukus sebentar
Utri, makanan yang sering kucari di pasar desaku, belinya bareng dengan getuk, yang jualnya juga sama si Mbok bakul getuk, :)
Bahan :
- 1 kg singkong, parut
- 150 gr gula merah
- 150 gr kelapa parut (putih saja)
- sedikit garam
- daun pisang
Cara membuat :
- Singkong parut diperas pelan saja untuk mengurangi airnya(kurangi sedikit), tambah garam
- Di atas daun taruh 1 sdm singkong tadi, lalu isi gula di tengahnya, tipiskan, bungkus
- Kukus 20 menit
- Kelapa parut campur sedikit garam, kukus sebentar
Senin, 28 Desember 2009
Iwel-iwel, adakah yang ingat?
Tiba-tiba aku kangen dengan makanan ini, dulu juga tidak sering menyantapnya karena hanya dibuat pada momen yang berkaitan dengan selamatan menyambut bayi, dari kehamilan sampai kelahirannya. Meskipun begitu, aku sangat menyenanginya....salah satu makanan yang selalu kutunggu-tunggu waktu selamatan selain apem. (apem buatan ibuku uenaa..k banget, dikukus dan dibalut daun pisang lo).
Sebenarnya belum pernah membuat sendiri, tapi dengan feelingku aku buat saja tadi.
Bahan :
- 300 gr tepung ketan
- 200 gr kelapa parut (yang putih)
- 100 gr gula merah, sisir
- daun pisang
- garam
- kurleb 50 ml air
Cara membuat :
- Campurkan tepung ketan, kelapa parut, garam dan air, campur rata
- Ambil 1 sendok campuran tepung, isi dgn sedikit gula merah, lalu bungkus daun pisang
- Seperti ini :
Tapi bibi dan uwak yang bantuin tidak bisa membungkus sepertiku, jadi kayak gini.... hehe gapapalah...
- Lalu kukus sekitar 30 menit
Ternyata....begitu turun kukusan, langsung diserbu anak-anak... beberapa menit langsung ludes! Memang aku bikin sedikit, baru nyoba sih... tapi hasilnya uokke ternyata!
Sebenarnya belum pernah membuat sendiri, tapi dengan feelingku aku buat saja tadi.
Bahan :
- 300 gr tepung ketan
- 200 gr kelapa parut (yang putih)
- 100 gr gula merah, sisir
- daun pisang
- garam
- kurleb 50 ml air
Cara membuat :
- Campurkan tepung ketan, kelapa parut, garam dan air, campur rata
- Ambil 1 sendok campuran tepung, isi dgn sedikit gula merah, lalu bungkus daun pisang
- Seperti ini :
Tapi bibi dan uwak yang bantuin tidak bisa membungkus sepertiku, jadi kayak gini.... hehe gapapalah...
Ternyata....begitu turun kukusan, langsung diserbu anak-anak... beberapa menit langsung ludes! Memang aku bikin sedikit, baru nyoba sih... tapi hasilnya uokke ternyata!
Sabtu, 26 Desember 2009
Lemper Ayam
Beberapa kali bikin lemper ayam baik untuk anak-anakku yang memang doyan banget, ataupun buat pesenan temen, buat buka bersama, dibawa ke reuni temen kuliah,...baru sempet nulis sekarang, masalahnya fotonya baru ketemu, hehe....Aku seneng banget bungkusin lemper ayam karena hasilnya selalu sempurna, ehm... puas deh! Coba lihat ini, bagus kan...?
Untuk membuat lemper ayam ini aku nggak nyontek kemana-mana resepnya, hanya coba-coba dan mengingat-ingat waktu kecil dulu lihat ibu (alm) bikin lemper. Untuk isian aku nyontek resep adikku tersayang Ikah di Madiun sana....(dulu ibu bikinnya diisi abon)
Resepnya begini :
Bahan :
- 1 kg ketan putih
- 850 ml santan kental (plus minus deh, tergantung ke-empukan yang diingini)
- garam , daun pandan
- daun pisang
Isian :
- 400 gr ayam filet, (tambahin juga boleh kalau mau isi lebih banyak), potong kecil-kecil atau cincang
- 4 siung bawang putih
- 1 sdm ketumbar
- 300 ml santan kental
- 4 lbr daun jeruk
- 1 btg sereh
- 1 btg sereh
- garam dan gula putih (2 sdm)
Cara membuat :
- Rendam ketan minimal 1 jam lalu dicuci bersih
- Kukus ketan sampai setengah matang
- Didihkan santan bersama daun pandan dan garam
- Dalam keadaan panas, campurkan ketan dengan santan, aduk rata, lalu kukus lagi 30 menit
- Sementara itu buat isinya : Tumis bumbu halus (bawang putih, ketumbar, garam), masukkan ayam, aduk-aduk sampai berubah warna. Tambahkan daun jeruk, sereh dan gula, lalu santan. Masak sampai mengering.
- Setelah ketan matang, angkat dan sisihkan. Dalam keadaan panas, ambil 2 sendok ketan, isi ayam, dan bulatkan. Lalu bungkus daun dengan rapi.
Soal bungkus membungkus ini memang baru aku saja yang bisa di rumah ini....jadi ga ada yang bisa bantu.....hiks. Jadi kalau bikin seratus atau lebih lemper ya kubungkus sendiri....! tapi bener-bener puas...
Ada yang pingin? cobalah bikin....(mudah kan?) ga sempet? call me...hehe....
Label:
daun pisang,
jajan pasar,
ketan,
kukus,
lemper,
snack box
Selasa, 15 Desember 2009
Eksperimen Singkong
Singkong, bahan makanan yang banyak terdapat di sekitar kita, di tempatku tinggal lumayan banyak juga karena kebetulan aku tinggal ga jauh dari kampung Ranca Oray kecamatan Bojongsoang kabupaten Bandung. Tiap hari ada mamang tukang jualan singkong keliling komplek. Bapaknya anak2 paling sebel dengan bahan makanan ini, padahal dulu getuk dan tiwul (yg jelas2 dr singkong) adalah jajanan favoritku...secara aku memang wong ndeso, hehe... Dan diapun seneng banget dengan gathot (bukan gathotkoco...!)yg notabene jg dari singkong, weleh! Tapi heran banget, kalo lihat aku beli singkong, langsung deh "mencureng" wajahnya, "panganan kok telo!".... Tapi aku tetep ngeyel kok, artinya tetep beli singkong untuk dibuat bermacam-macam panganan, dari utri (katimus =sunda), bolu singkong, singkong keju/merekah, kue kacamata (putri noong = sunda), kolak, comro, misro, dll..
Kali ini aku nemu suatu resep dari temen (sdh hasil gunting, jd ga tahu dr tabloid apa) dari singkong, namanya Kue Mandala. Bentuknya seperti nastar dengan isi pisang di dalamnya. Nah ini resepnya :
Bahan :
- 500 gr singkong kupas, kukus, haluskan
- sedikit garam dan vanili
- 50 ml santan kental
- 2 buah pisang uli atau raja(tp dapetnya pisang nangka)
- 2 kuning telur untuk olesan
1. Campur singkong halus (getuk ya namanya) dengan garam dan vanili serta santan. Lalu kuicipin, eh rasanya kok hambar....lalu kutambah saja gula 3 sdm, garam, mentega dan sedikit kuning telur, diicip lagi....nah sudah lebih lumayanlah.
2. Ambil satu sendok adonan, isi dengan potongan pisang, bulatkan. Boleh juga diisi meises coklat atau pisang+meises atau isi lain sesuka hati. Atur di loyang, oles kuning telur, lalu oven sampai matang.
Nah jadilah kuenya, rasanya seperti getuk....ya memang getuk, cuma agak lain aja, lebih gurih dan harum....dan kerasa pisangnya sedikit asem, ya nanti2 coba dengan pisang raja ah. Kayaknya kalau ditambah keju lebih ok lagi nih....Anak-anak seneng juga, si sulung yang biasanya ga suka singkong, ternyata yang ini doyan dia. Dan bapaknyapun mau...aneh ya...
Langganan:
Postingan (Atom)















