monggo mampir...

Mari mampir di blog yang sederhana ini, tentang masak-memasak dan uplek-uplekan di dapur (pawon=bhs jawa)....

Tampilkan postingan dengan label daun pisang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daun pisang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Januari 2010

Lemet

Olahan singkong yang asli banget, dari jaman baheula sampai sekarang masih ada juga, kalau di Bandung selalu ada di tukang bandrek/bajigur. Sayang sekali gula yang dipakai seringnya bukan asli, ditambah pemanis buatan. Sangat mudah membuatnya, di Madiun disebut utri, beda tampilan gulanya saja, kelapanya juga dipisah, sedang lemet dicampurkan ke adonan. 
Bahan :
- 1 kg singkong, parut, peras dengan kain
- 200 gr gula merah
- 2 sdm gula putih
- sedikit garam
- Kelapa agak muda dipotong2 kecil atau diparut kasar
- Daun pisang secukupnya

Cara Membuat :
- Campur singkong, gula merah, kelapa potong garam
- Siapkan daunnya, adonan dibungkus dengan daun pisang
- Kukus kurleb 30 menit

Tips: bila merasa ribet dengan acara parut-memarut, singkong parut juga bisa diperoleh di pasar2 tradisional, bisa juga diblender dengan hasil yang lebih lembut.

Senin, 25 Januari 2010

Pepes Ikan Mas

Ingin masakan ikan tapi tidak digoreng.....mencoba ikan mas dulu sekarang. Padahal kemaren2 dulu anak2 tidak begitu menyukai pepes ikan, tapi....ya begitulah deh ceritanya. Mudah-mudahan kali ini disukai....



Bahan :
- 1 kg ikan mas
- daun pisang secukupnya
Bumbu :
- 6 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 5 butir kemiri
- 7 cm kunyit
- 1 sdm ketumbar
- 1/4 sdt merica bubuk
- 4 btg daun bawang
- Kemangi/ surawung
- Daun salam, laos, sereh
Cara membuat :
- Bersihkan ikan mas,  sisihkan
- Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit. Bawang daun dipotong 1 cm, kemangi disiangi. Laos dan sereh dipotong-potong.
- Balurkan bumbu halus ke ikan mas sampai rata, ke dalam perutnya juga. Bungkus daun pisang, lalu kukus sampai matang
- Bila ingin kesat, bakar pepes sampai lebih kering.


Alhamdulillah hasilnya enak dan disukai oleh Danish, Cemi dan Niti.....Kalo Mbak Fida memang aslinya nggak begitu suka ikan, lainkali aku harus bisa memasak ikan "sedemikian rupa sehingga" disukai oleh Mbak Fida.... tunggu ya Mbak masakan ibu....

Kamis, 07 Januari 2010

Pepes Tahu

Sebenarnya mudah sekali membuat pepes tahu, karena itu aku merasa aneh ketika ada temenku yang tidak bisa membuat masakan ini, padahal dia orang Sunda....dan minta kuajari membuatnya...aku sampai bingung....??? Karena itulah kutulis saja resep ini, barangkali diantara temen-temen pengunjung juga ada yang belum bisa.....monggo...


Bahan :
- 10 buah tahu kuning (besarnya sedang)
- 4 btr telur
- kerupuk bawang digoreng
- bawang daun
- kemangi (optional)
- cabe merah dibuang biji
- cabe rawit utuh
- daun pisang
Bumbu :
- 4 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 10 merica butir
- 1 cm kunyit
- garam dan gula
Cara membuat :
- Bawang daun diiris. Cabe merah diiris tipis serong.
- Haluskan bumbu-bumbu, lalu tahunya. 
- Campurkan semua bahan, bumbu, tahu, telur, daun bawang dan cabe merah. Juga kerupuknya, untuk yang ingin pedas tambahkan cabe rawit utuh
- Siapkan daun pisang, lalu bungkus dan semat dengan lidi
- Kukus selama kurleb 30 menit
Teman pepes tahu yang paling disukai anak-anakku adalah sayur bening bayem yang segar (tambahkan kemangi ke dalam sayur bayem bila tidak menemukan kunci dan nikmati segarnya)

Selasa, 29 Desember 2009

Utri, apa pula itu...?

Aku membuat makanan tradisional terus hari-hari ini. Mungkin karena kangen Madiun dan temen-temen pada liburan kesono, padahal aku tidak bisa.... Sedikit terobatilah, paling tidak untuk cemilannya...
Utri, makanan yang sering kucari di pasar desaku, belinya bareng dengan getuk, yang jualnya juga sama si Mbok bakul getuk, :)


Bahan :
- 1 kg singkong, parut
- 150 gr gula merah
- 150 gr kelapa parut (putih saja)
- sedikit garam
- daun pisang
Cara membuat :
- Singkong parut diperas pelan saja untuk mengurangi airnya(kurangi sedikit), tambah garam
- Di atas daun taruh 1 sdm singkong tadi, lalu isi gula di tengahnya, tipiskan, bungkus
- Kukus 20 menit
- Kelapa parut campur sedikit garam, kukus sebentar




Senin, 28 Desember 2009

Iwel-iwel, adakah yang ingat?

Tiba-tiba aku kangen dengan makanan ini, dulu juga tidak sering menyantapnya karena hanya dibuat pada momen yang berkaitan dengan selamatan menyambut bayi, dari kehamilan sampai kelahirannya. Meskipun begitu, aku sangat menyenanginya....salah satu makanan yang selalu kutunggu-tunggu waktu selamatan selain apem. (apem buatan ibuku uenaa..k banget, dikukus dan dibalut daun pisang lo).
Sebenarnya belum pernah membuat sendiri, tapi dengan feelingku aku buat saja tadi.

Bahan :
- 300 gr tepung ketan 
- 200 gr kelapa parut (yang putih)
- 100 gr gula merah, sisir
- daun pisang
- garam 
- kurleb 50 ml air
Cara membuat :
- Campurkan tepung ketan, kelapa parut, garam dan air, campur rata
- Ambil 1 sendok campuran tepung, isi dgn sedikit gula merah, lalu bungkus daun pisang
- Seperti ini : 


 Tapi bibi dan uwak yang bantuin tidak bisa membungkus sepertiku, jadi kayak gini.... hehe gapapalah...




- Lalu kukus sekitar 30 menit
Ternyata....begitu turun kukusan, langsung diserbu anak-anak... beberapa menit langsung ludes! Memang aku bikin sedikit, baru nyoba sih... tapi hasilnya uokke ternyata!



Sabtu, 26 Desember 2009

Lemper Ayam

Beberapa kali bikin lemper ayam baik untuk anak-anakku yang memang doyan banget, ataupun buat pesenan temen, buat buka bersama, dibawa ke reuni temen kuliah,...baru sempet nulis sekarang, masalahnya fotonya baru ketemu, hehe....Aku seneng banget bungkusin lemper ayam karena hasilnya selalu sempurna, ehm... puas deh! Coba lihat ini, bagus kan...?



Untuk membuat lemper ayam ini aku nggak nyontek kemana-mana resepnya, hanya coba-coba dan mengingat-ingat waktu kecil dulu lihat ibu (alm) bikin lemper. Untuk isian aku nyontek resep adikku tersayang Ikah di Madiun sana....(dulu ibu bikinnya diisi abon)
Resepnya begini :

Bahan :
- 1 kg ketan putih
- 850 ml santan kental (plus minus deh, tergantung ke-empukan yang diingini)
- garam , daun pandan
- daun pisang
Isian :
- 400 gr ayam filet, (tambahin juga boleh kalau mau isi lebih banyak), potong kecil-kecil atau cincang
- 4 siung bawang putih
- 1 sdm ketumbar
- 300 ml santan kental
- 4 lbr daun jeruk
- 1 btg sereh
- garam dan gula putih (2 sdm)

Cara membuat :
- Rendam ketan minimal 1 jam lalu dicuci bersih
- Kukus ketan sampai setengah matang
- Didihkan santan bersama daun pandan dan garam
- Dalam keadaan panas, campurkan ketan dengan santan, aduk rata, lalu kukus lagi 30 menit
- Sementara itu buat isinya : Tumis bumbu halus (bawang putih, ketumbar, garam), masukkan ayam, aduk-aduk sampai berubah warna. Tambahkan daun jeruk, sereh dan gula, lalu santan. Masak sampai mengering.
- Setelah ketan matang, angkat dan sisihkan. Dalam keadaan panas, ambil 2 sendok ketan, isi ayam, dan bulatkan. Lalu bungkus daun dengan rapi.

Soal bungkus membungkus ini memang baru aku saja yang bisa di rumah ini....jadi ga ada yang bisa bantu.....hiks. Jadi kalau bikin seratus atau lebih lemper ya kubungkus sendiri....! tapi bener-bener puas...
Ada yang pingin? cobalah bikin....(mudah kan?) ga sempet? call me...hehe....

Kamis, 24 Desember 2009

Botok Telur

Botok adalah salah satu lauk yang kusukai sejak kecil, apalagi kalau dimakan bersama sayur asem atau sayur bening bayem atau oyong (=gambas, jw). Tapi anak-anakku ga begitu seneng, yang mereka senangi adalah pais-paisan mirip juga botok tapi versi sunda. Mungkin karena aku sering tidak dapat mendapatkan kelapa agak muda untuk botok ini, makanya anak-anak tidak begitu suka. Karena itulah kali ini aku bikin botoknya pake santan dicampur telur saja supaya empuk....maknyuss gitu....

Bahan :

  • 5 btr telur
  • 5 buah tahu putih sedang
  • 200 ml santan kental
  • daun bawang potong2 pendek
  • tomat merah dan hijau, belimbing sayur (kalau suka) diris.
  • cabe rawit utuh
  • cabe merah, cabe hijau diiris serong
  • daun untuk membungkus
Bumbu :

  • 4 bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • ketumbar
  • garam dan gula
  • salam, laos
Cara membuat :
Campurkan bahan-bahan telur, tahu  putih yang sudah dipotong-potong, bumbu halus, santan kental, bawang daun, tomat dan cabe merah-hijau. Kemudian bungkus dengan daun, semat lidi. Kukus kira-kira 30 menit, sampai matang. Kalo aku dipisahkan, ada yang pedes ada yang tidak, sehingga anak-anak yg kecil bisa menikmati juga.
Seperti ini hasilnya :



Ternyata anak-anak suka banget.....eh sisihkan dulu buat bapak yang mau pulang hari ini...nah udah. Botok udah ludes di sore harinya.....