monggo mampir...

Mari mampir di blog yang sederhana ini, tentang masak-memasak dan uplek-uplekan di dapur (pawon=bhs jawa)....

Tampilkan postingan dengan label khas Jawa Timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label khas Jawa Timur. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Januari 2010

Soto Ayam

Salah satu sajian yang digemari anak-anakku adalah soto. Mungkin juga ngikutin aku yang kalau ikut Bapak (alm) ke kota selalu minta dijajanin soto, sekarang kalau mudik ke Kediri (kampungnya bapaknya anak-anak) aku hampir selalu jajan soto daging yang memang khas disana. Heran juga, soto ini adalah masakan jadul yang nggak ada matinya....
Membuat soto termasuk agak ribet memang, bukan termasuk sayur cemplung-cemplung kan... kudu siapin ini dan itu, pisahkan kuahnya, dan sebagainya. Gapapa kok, ayo kita coba....





Bahan :
- 1 ekor ayam kampung (+/- 700 gr)
- 1 1/2 lt air
Pelengkap :
-  750 gr kentang, dibuat kripik
- Soun
- Taoge, kol, bawang daun, seledri, tomat
- Bawang goreng (merah dan putih)
- Kecap dan air jeruk nipis
- Sambal cabe rawit
Bumbu :
- 10 siung bawang merah
- 6 siung bawang putih
- 4 cm kunyit
- 4 buah kemiri
- 15 btr merica
- Garam dan gula
- daun jeruk, daun salam, laos, sereh, jahe
Cara membuat :
- Keripik kentang : kentang diiris tipis lalu direndam dalam air garam kira2 1 jam, tiriskan, lalu digoreng kering
- Ayam dibersihkan dan dipotong besar (jadi 4 potong)
- Haluskan bumbu : bawang merah, bawang putih, kunyit, merica dan kemiri. Tumis bumbu hingga harum dan matang (harus matang ya...), masukkan daun salam, laos, sereh, jahe, masukkan ayam, tambah air 500 ml, masak sampai bumbu meresap. Angkat ayamnya, sisihkan. 
- Ayam berbumbu digoreng sebentar
- Untuk kuah : tambahkan air mendidih ke dalam bumbu bekas ayam tadi, tambahkan daun jeruk, dan bawang daun seledri yang diikat ke dalam kuah.
Untuk penyajian :
- Dalam mangkok, diisi irisan kol, soun, taoge, bawang daun, tomat, suwiran ayam, seledri.
- Siram dengan kuah panas (harus panas ya, didihkan dulu bila sudah dingin)
- Beri taburan keripik kentang dan bawang goreng
- Tambah jeruk nipis dan kecap dan sambal bila suka pedas

Sabtu, 26 Desember 2009

Pecel Lele

Hari ini Brina (my daughter-5) minta dibuatin soto. Kesukaan dia adalah soto bandung yang pakai lobak itu. Tapi kakak-kakaknya ingin soto kuning (semacam soto lamongan) yang pelengkapnya lebih banyak, kripik kentang taoge, soun dan lain-lain itu. Karena soto lobak sudah sering bikin kemarin-kemarin, jadi sekarang mantaplah mau bikin soto kuning. 
Nah, karena ini dan itu, akhirnya jam 08.30 barulah berangkat ke pasar (aku pingin beli filet ayam yang ada di pasar Kordon, ga ada di warung sayur sekitar rumah). Wah...kesiangan! filetnya udah habis.... duh gmn ya? Aku males pake ayam yang berkulit dan bertulang...hehe... Akhirnya ganti menu aja...pilihan jatuh pada pecel lele. Rasanya sudah beberapa lama ga bikin masakan ini.
Akhirnya beli lele 1,5 kg, slada, timun, kemangi, tomat, cabe dan lain-lain...

Lele digoreng seperti biasa saja setelah dilumuri bumbu-bumbu bawang putih, kunyit dan garam.
Sambelnya pake sambel terasi yang ditambah dengan sedikit kemiri dan air jeruk purut. Kali ini takaran sambelku adalah 2 buah tomat, 4 bawang merah, 2 cabe merah, 5 cabe rawit, terasi (asli Tuban yang dibawain sama Ibu Mertua...), 2 kemiri, dan 2 buah jeruk purut, garam dan gula (merah dan putih) secukupnya. 
Ini hasilnya........(wa...lelenya cuma kelihatan kepalanya...hehe...)



Jumat, 25 Desember 2009

Hari Ini Bikin Pecel....horee...

Liburan sekolah sudah dimulai. Hari ini anak-anak berkumpul semua di rumah eh yang ke-3 (Dila) dan ke-4 (Silmi) maen ke temennya deh. Bapak sedang OTW Bandung....wah bapak ini, liburnya telat, tadi malem mau beresin kerjaan kantor ternyata ga kelar, akhirnya baru bisa berangkat pulang jam 8 tadi pagi.

Dua hari yang lalu beli nasi pecel di Metro, enak lumayan....jadi kepingin bikin sendiri, apalagi lagi kumpul di rumah gini, pasti nyamleng bener nanti dimakan rame-rame.
Sayurannya : daun singkong, kacang panjang, bayam, taoge. Semua direbus. Tambah ketimun dan kemangi.
Pelengkapnya : Ayam serundeng, tempe bacem, tahu goreng, kerupuk (ga sempet bikin rempeyek...)

Yang paling penting pasti bumbu pecelnya kan, nah ini resepku :

Bumbu pecel : 250 gr kacang tanah, 3 bh cabe merah, 120 gr gula merah, 1 sdm gula putih, 3 siung bawang putih, 10 lbr daun jeruk, 2 cm kencur, asem 2 mata dan garam. (yg mau pedes, tmbh 3-5 cabe rawit. Kalau aku dipisah karena ada anak2 kecil di rumah yang suka pecel juga).
Cara membuat bumbu pecelnya :
- Sangrai kacang tanah
- Cabe merah dan bawang putih digoreng sebentar
- Terlebih dulu tumbuk kacang sangrai. Lalu haluskan daun jeruk (diulek saja bisa).
- Tumbuk cabe merah, kencur, bawang putih, asem, gula dan garam
- Setelah halus, tambahkan daun jeruk halus dan kacang yang sudah ditumbuk
- Ditumbuk terus sambil dibalik-balik dengan sendok kayu sampai tercampur rata

Ini penampakan bumbu pecel yang telah dicairkan...



Kayaknya lumayan juga ya dari warnanya....tapi percayalah, ini memang enaa...k, belum pedes karena untuk anak-anak. Tinggal tambahin cabe rawit yg digoreng dan dihaluskan saja....
Nah kalau lengkapnya seperti ini:




Kalau yang sudah diramu menjadi nasi pecel ya ini.... Ini untuk Bapak yang baru saja datang dari Jakarta, silakan Mas....



Bener lo, ini pecel Madiun yang terkenal itu....kurang rempeyek aja...ga sempet bikinnya sih...(gantinya krupuk tapi ga difoto ah, krupuk biasa kok..)
Sayuran, bumbunya, pelengkap ayam serundengnya....juga orangnya, Madiun semua  :))

Jumat, 18 Desember 2009

Rujak Petis Dadakan




Pagi tadi kubuka kulkas....kutemukan seikat kangkung dan sedikit taoge, rencananya kemaren mau bikin oseng-oseng atau urap, tapi tidak sempat. Dibikin rujak petis aja ah...kebetulan juga masih ada petis yang dibawain Ibu Mertua 2 bulan yang lalu waktu berkunjung ke Bandung. Yuuk bikin rujak petisnya...

Bahan :
kangkung, taoge, timun, tahu, tempe, krupuk
Bumbu halus :
kacang tanah goreng, cabe rawit, gula merah, garam, air asam, petis...ga pake pisang batu karena ga ada, gapapalah...

Uleg bumbu halusnya, setelah jadi sambelnya dengan kekentalan yang cukup, tambahkan sayuran yang telah direbus, irisan timun, tahu dan tempe...siap deh! eh jangan lupa krupuknya.... sedaap... serasa di kampungku Madiun sana....